![]() |
| Akibat Berbohong dan Pentingnya Kejujuran dalam Kehidupan |
Jika curangnya terlanjur diketahui pelaku pasar, pedagang semacam itu akan habis ceritanya. Meskipun ia promosi kemana-mana. Iklan dengan dana besar-besaran. Pakai sistem endorse dari orang yang punya popularitas. Meskipun ia membayar jasa marketing ternama. Media sosial dikerahkan dan dimaksimalkan. Hasilnya akan percuma. Kenapa? Terlanjur pelaku pasar mengenalnya sebagai pedagang yang curang.
Pujangga besar di masa Abbasiyyah, Mahmud al Warraq (wafat 225 H) bersyair (Ad Diwan, hal 152) :
كذبَت و من يكذب فإن جزاءه إذا ما أتى بالصدق ألا يصدقا
إذا عرف الكذاب بالكذب لم يكن لدى الناس ذا صدق و إن كان صادقا
و من آفة الكذب نسيان كذبه و تلقاه ذا حفظ إذا كان حاذقا
Kamu berbohong. Ingatlah, balasan orang berbohong adalah
Saat jujur sekalipun, orang tidak percaya
Bila seseorang telah dicap pembohong, maka seterusnya
Ucapannya tidak diterima orang, walau ia jujur
Parahnya si pembohong adalah cepat lupa dengan kebohongannya sendiri
Namun, bagi orang cerdas, bohongnya akan selalu diingat
Pesanku untukmu, wahai Anak muda. Tanamkan kejujuran pada dirimu sejak dini. Jangan coba-coba curang. Hingga saat nantinya engkau sudah berkeluarga dan mesti bekerja, engkau adalah pribadi yang jujur. Maka, keberhasilan bukanlah khayalan saja.
Lendah, 03 Agustus 2021
