Cerita Wanita yang Tertawa Saat Jarinya Patah

1 menit baca
Cerita Wanita yang Tertawa Saat Jarinya Patah
Cerita Wanita yang Tertawa Saat Jarinya Patah

Ibnul Qayyim ( Madarijus Salikin 2/167) menyebutkan satu cerita tentang seorang wanita yang terpeleset jatuh sampai ada jarinya yang patah.

Wanita itu malah tertawa.

” Kenapa engkau masih bisa tertawa, sementara jarimu patah? “, ada yang bertanya.

Wanita itu menyatakan ;

حلاوة الأجر أنستني مرارة الألم

Manisnya pahala membuatku lupa pahitnya jari patah

Subhanallah!

Ada pahala di balik setiap musibah. Ada pahala dijanjikan setelah cobaan. Lalu apa yang membuatmu bersedih?

Ingatlah pahala! Jangan terbawa arus kesedihan agar tidak tenggelam dalam pusaran air kesusahan.

Nabi Muhammad ﷺ bersabda :

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى، شَوْكَةٌ فَمَا فَوْقَهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا سَيِّئَاتِهِ، وَحَطَّتْ عَنْهُ ذُنُوبَهُ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

Tidaklah seorang muslim mengalami aral, duri atau lebih dari itu, melainkan Allah gugurkan kesalahan-kesalahannya, dan dihapuskan dosa-dosanya sebagaimana pohon yang gugur dedaunannya

HR Bukhari Muslim dari sahabat Ibnu Mas’ud.

t.me/anakmudadansalaf

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca