Ibnul Jauzi semasa thalabul ilmi membaca 20 ribu jilid kitab

1 menit baca
Ibnul Jauzi semasa thalabul ilmi membaca 20 ribu jilid kitab
Ibnul Jauzi semasa thalabul ilmi membaca 20 ribu jilid kitab

Syaikhul Islam tetap membaca kitab meskipun dokter yang merawatnya melarang. Justru beliau memandang bahwa membaca adalah bentuk terapi penyembuhan.

Bagi Al Hafidz Abu Thahir, kitab lebih berharga daripada emas dengan berat yang sama.

Tahukah Anda perintah pertama untuk Nabi Muhammad? Bacalah! Itulah perintah pertama. Bacalah!

Andaikan, di tiap ruang tamu kita ada rak sederhana berisi buku dan majalah yang menjelaskan syariat Islam dengan benar. Sehingga tamu yang berkunjung bisa membacanya.

Andaikan di ruang tunggu praktek dokter dibuatkan rak buku dan majalah. Andaikan di ruang tunggu bengkel motor, bengkel mobil, apotek, warung, toko dan dimana tempat yang memungkinkan.

Andaikan dibuat rak mungil berisi kitab dan majalah Asy Syariah serta sumber bacaan Salafiyah lainnya.

Tentu, itu luar biasa! Demikianlah berdakwah. Memanfaatkan ruang dan peluang sekecil apapun itu.

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca