![]() |
| Jangan Pesimis, Gunakan Kemampuanmu untuk Usaha dan Berdoa |
Engkau masih memiliki dua kaki yang digunakan berjalan dan berlari. Engkau mempunyai sepasang tangan untuk memegang, mengangkat, mendorong atau memindahkan. Allah berikan untukmu kemampuan akal untuk berpikir dan mengambil keputusan.
Gunakan itu semua untuk usaha! Mestinya, engkau tidak lagi pesimis. Apalagi sampai bertanya dengan ragu, “Darimana saya akan memperoleh rejeki?”
Memalukan!
Mak-hul Asy Syaami mengingatkan kita tentang janin yang berada dalam kandungan. Allah alirkan rejeki untuknya melalui sang ibu. Setelah lahir dan tali pusar dipotong, ia disusui ibunya. Setelah itu ia disuap dan setelahnya ia belajar makan dengan tangan sendiri.
Kata Mak-hul, “Celaka kamu! Kamu saat janin dalam kandungan dan saat bayi di pangkuan ibumu, Allah berikan rejekimu. Lalu sekarang setelah dewasa dan kuat, kamu mengatakan, “Ah mati saja karena tidak ada rejeki”
Allahul musta’an!
Semoga tersadarkan. Mudah-mudahan tercerahkan!
“Dahulu aku hanyalah janin dalam kandungan ibuku. Rejeki mengalir. Sampai aku masih disuap pun demikian. Lalu setelah dewasa dan telah mengenal Allah, aku berprasangka buruk kepada-Nya. Adakah hamba yang lebih jahat daripada aku??”, demikian kata Abu Abdirrahman Al Amri.
Mas, bulan ini adalah bulan Ramadhan. Bulan doa. Untukmu, Mas yang memikirkan penghasilan. Untukmu, Mas yang bingung melunasi hutang. Untukmu, Mas yang ingin mendapatkan uang. Setelah berusaha maksimal, berdoalah kepada Allah. Sebut nama-namaNya yang indah. Panggil dengan mengucapkan sifat-sifatNya yang tinggi. Berbaiklah prasangka kepada-Nya. Mas bukan lagi janin atau bayi.
Baarakallahu fiikum
Malam 11 Ramadhan 1440 H
