Kebaikan, Bukan Doa Keburukan

2 menit baca
Kebaikan, Bukan Doa Keburukan
Kebaikan, Bukan Doa Keburukan

(127)

Kebaikan, Bukan Doa Keburukan!

Tegas! Nabi Muhammad ﷺ melarang :

ولا تدعوا على أولادكم

Jangan doakan keburukan untuk anakmu! ” (HR Muslim no. 3009 dari sahabat Jabir bin Abdillah )

Orang tua mesti hati-hati bicara. Walau satu dua patah kata, harus dipertimbangkan efek dan dampaknya.

Separuh kalimat boleh jadi bahan bakar semangat. Di lain hari, setengah kalimat bikin tekad tak lagi kuat.

Apalagi, takutnya sebentuk doa. Jangan terlepas lisan berkata, kecuali yang baik-baik saja. Sebab, doa yang buruk mungkin akan nyata.

Jangan berdoa buruk buat anak! Walau amarah memuncak, meski emosi tak terelak, jangan berkata negatif kepada anak!

Kenapa?

Nabi Muhammad ﷺ menerangkan pada kelanjutan hadis di atas;

لا توافقوا من الله ساعة نيل فيها عطاء فيستجاب لكم

Jangan sampai bertepatan dengan waktu yang Allah tetapkan padanya permintaan akan diberikan, lalu Allah kabulkan untukmu

Pikir-pikir sebelum berkata. Jangan sembarang bicara.

Sudah banyak orang tua menyesal. Namun, apa arti menyesal jika tak mengubah hasil. Yang ada hanya sesal.

Walau amarah memuncak, meski emosi tak terelak. Jangan berdoa buruk kepada anak!

Ada orang tua datang menemui Abdullah bin Al Mubarok. Ia mengeluhkan anaknya yang durhaka.

” Jangan-jangan Anda pernah berdoa buruk untuknya? “, beliau bertanya.

Orang itu mengiyakan.

Abdullah bin Al Mubarok lantas berkata, ” Pergilah! Anda lah yang telah membuat anak Anda rusak “

Maka, biasakanlah, rutinkanlah berbicara yang baik untuk dan kepada anak!

Semoga saja, sebentuk doa yang baik bertepatan di waktu mustajab, lalu Allah kabulkan.

Abu Nuaim dalam Hilyatul Auliya (11. 315) menceritakan dengan bersanad tentang Ibrahim bin Adham.

Beliau berkunjung ke rumah temannya. Seorang anak membukakan pintu. Ibrahim dan ayah si anak berpelukan tanda sahabat kental yang lama tak bersua.

” Abu Ishaq, anakku ini lambat dalam belajar. Mohon doakanlah ia agar Allah membuatnya cinta kepada ilmu dan berlimpah rejeki halal “, kata temannya kepada Ibrahim. Abu Ishaq adalah panggilan Ibrahim bin Adham.

Ibrahim lalu mendoakan ;

اللهم علمه كتابك وارزقه رزقا حلالا

Ya Allah, jadikanlah ia memiliki ilmu tentang kitab-Mu! Limpahkanlah rejeki halal untuknya

Al Hasan al Fazaari, si anak kecil itu, di kemudian waktu menjadi seorang ulama yang dihormati. Kehidupannya pun berlimpah rejeki.

Subhanallah!

Jangan pelit berdoa baik untuk anak. Sering-seringlah tanpa bosan berkata positif kepada anak.

Kerap berdoa baik buat anak adalah usaha nyata. Jangan lelah, jangan menyerah. Selalulah berdoa yang baik buat anak.

Kapan terakhir berdoa baik untuk anak?

Yogyakarta, 13 Zulhijjah 1443 H/12 Juli 2022

t.me/anakmudadansalaf

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

  • Ibnul Mubarok bercerita (Tarikh Ibnu Asakir 36/313) tentang Imam Malik bin Anas yang disengat kalajengking berkali-kali. Saat itu, Imam...
  • (290) Rejeki di Sekecil Pori-Pori Allah menjamin rezeki untuk setiap makhluk. Tidak akan meleset, dan tidak mungkin terlewatkan. Walau...
  • (191) Ini tentang rasa yang tumbuh mekar, berbunga, lalu berbuah cinta. Antara sepasang insan yang dipertemukan, setelah sebelumnya tak...
  • (232) (Buat Pemuda Petanahan dan Sekitarnya) Perkampungan Quba punya sejarah panjang. Jaraknya dari Masjid Nabawi 3,7 km. Di sanalah...
  • (282) Al Mawardi, dinukil oleh Al Munawi ( Faidhul Qadiir 4/105 ), menyatakan, ” Rasulullah ﷺ menerangkan dengan hadis...
  • (249) Lurus pintu 10-12. Di sebelah luar gerbang nomor 320. Sejajar dekat dengan lokasi (dulu) Balai Saqifah, lokasi bermusyawarah...

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca