Renungan Pagi

2 menit baca
Renungan Pagi
Renungan Pagi

Kawan, betapa tersiksanya pelaku dosa. Tak hanya di akhirat yang ditakutkan ngerinya, di dunia saja ia sudah merasa tersiksa.

Ibnul Qayyim berkata, “Orang cerdas harus tahu bahwa pelaku dosa syahwat yang telah ketagihan, akan sampai di fase; tidak bisa lagi merasakan nikmat dan lezatnya maksiat yang diperbuat”

Lalu, nikmat apa yang ia cari? Kelezatan macam mana yang ia dapat? Ibarat fatamorgana, ia kira bisa menghilangkan haus, padahal masih dalam panas terik.

Apakah ia merasakannya? Iya. Namun, lanjut Ibnul Qayyim, “Mereka tidak mampu untuk berhenti. Sebab, dosa syahwat sudah menjadi semacam pola hidup yang mau tidak mau harus dilakukan”

Sungguh tersiksa ia!

Ia kira dengan dosa syahwat itu, dilakukannya dengan riang dan membuatnya senang? Ia sangka setelah berbuat dosa syahwat akan merasa tenang?

Ibnul Qayyim mengungkap, “Oleh sebab itu, Anda bisa saksikan pecandu minuman keras dan seks, tidak akan bisa merasa lezat walaupun 1% nya saja”

Oooohhhh, betapa celaka dan sungguh merana!

“Andai karat-karat hawa nafsu telah hilang, barulah tersadar bahwa dirinya (selama ini) telah merugi padahal inginnya senang, galau padahal maunya bahagia, dan sakit padahal tujuannya kelezatan”

Seperti apakah gerangan fakta para pelaku dosa syahwat?

Menurut Ibnul Qayyim (Raudhatul Muhibbin hal.293), “Ia bagaikan seekor burung yang tertipu biji gandum. Bukan biji gandum yang ia dapat, justru burung itu tak bisa lepas dari perangkap jaring jebakan”

Ia tertipu dengan dosa syahwat, padahal ia telah terperangkap dalam penjara derita.

Musholla Al Ilmu Lendah.

24 Juli 2021

t.me/anakmudadansalaf

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

  • (161) Mampu berkuasa memang menarik. Di semua level, di tiap tingkatan dan lapisan, selalu ada rayuan untuk menjadi yang...
  • (331) Jika problematika manusia diumpamakan air keruh dan likat, maka kesabaran menjadi beningnya lanskap kehidupan. Saat masalah bertumpuk-tumpuk saling...
  • Peran muazin sangat urgent. Begitu penting. Ada beberapa kriteria yang seharusnya melekat pada diri muazin. Karena tugasnya yang berat,...
  • Sedih rasanya jika mendengar seorang pemuda mengatakan, “Aku ingin bekerja saja”. Jika bekerja adalah opsi terakhir dan pilihan yang...
  • (Bahasa Aceh) “Pajan sidroe hamba jeut geu rasa mangat Jih piyoh hek?” Watee ditanyeng lagee nyan, Imam Ahmad bin...
  • (142) Ada kejadian menarik sesaat sebelum kapal meninggalkan Pelabuhan Namlea. Pintu kapal telah ditutup. Tangga sudah dinaikkan. Sebagian penumpang...

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca