Rawatlah Hidayah! Jangan Campakkan!

1 menit baca
Rawatlah Hidayah! Jangan Campakkan!
Rawatlah Hidayah! Jangan Campakkan!

(Seri Ibnul Qayyim – 01)

Barangsiapa telah mengetahui jalan yang akan mengantarkannya kepada Allah, lalu justru ia tinggalkan. Malah ia mengikuti maunya, kesenangannya, syahwat, dan kepuasannya sendiri.

Maka, ia telah jatuh tercebur ke sumur-sumur kehancuran, ia penjarakan jiwanya ke dalam sel-sel sempit. Sepanjang hidup, ia tersiksa dengan siksa yang belum pernah dirasakan siapapun di alam semesta ini.

Hidupnya penuh keputus-asaan, galau, dan kesedihan. Kematiannya adalah nestapa dan derita. Hari berbangkitnya diiringi rasa bersalah dan penyesalan.

Urusannya berantakan, rencananya hancur-hancuran. Jiwanya dipenuhi gelisah dan kesedihan. Kepuasan orang jahil tidak didapat, ketenangan orang arif tidak diraih.

Ia berteriak minta tolong, tidak ada yang menolong. Ia mengeluh, tidak ada yang peduli.

Kebahagiaan dan kegembiraannya telah pergi menjauh. Gantinya datanglah sakitnya luka, sedih, dan nestapa.

Rasa damai berganti resah. Mulia berubah hina. Kaya dirasa miskin. Semua yang pernah dicapai, hancur berantakan.

Hal itu terjadi karena; ia sudah mengetahui jalan kepada Allah, namun malah ia tinggalkan menjauh. Ia berjalan dengan wajahnya terjungkal terbalik.

Ia yang pernah melihat, berubah buta. Ia yang dulunya sudah mengerti, malah mengingkari. Ia yang sebelumnya datang, justru pergi. Sudah dipanggil kembali, ia tak peduli. Pintu dibuka, tetapi ia berpaling membelakangi pintu ” ( Thariqul Hijratain, hal 180)

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

  • (273) Rata-rata masa tunggu berangkat haji reguler untuk orang Indonesia adalah 30 tahun. Artinya, tahun ini mendaftar dan memperoleh...
  • Pemalas adalah orang yang paling sering galau, paling banyak sedih dan paling besar gelisah nya. Pemalas tidak bisa senang...
  • (214) Baru sekitar setengah jam kami tiba di Pondok Konda Kendari, ketika masuk telpon Ustadz Ahmad Afandi. Ustadz Afandi...
  • (370) Ini bukan untuk menuduh, atau menghakimi isi hati. Ini bukan menjudge, apalagi menjatuhkan vonis. Ini pun bukan tentang...
  • (197) Ada yang berbeda malam ini. Sebelum takbiratul ihram salat Maghrib, Syaikh Sudais, Imam Besar Masjidil Haram berpesan, ”...
  • Engkau masih memiliki dua kaki yang digunakan berjalan dan berlari. Engkau mempunyai sepasang tangan untuk memegang, mengangkat, mendorong atau...

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca