Seri Ibnul Qayyim – 04: Koreksi Dirimu Sendiri lah!

1 menit baca
Seri Ibnul Qayyim – 04: Koreksi Dirimu Sendiri lah!
Seri Ibnul Qayyim – 04: Koreksi Dirimu Sendiri lah!

Sahabat Abu Darda berpesan, ” Engkau tidak akan pernah mencapai puncak fikih sampai engkau membenci manusia karena Allah. Kemudian saat engkau koreksi dirimu sendiri, malah dirimu lebih-lebih engkau benci ” (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, no 34.584)

Ibnul Qayyim menerangkan, ” Pesan Abu Darda di atas, tidak mungkin dimengerti maknanya kecuali orang yang benar-benar fakih tentang agama Allah “

” Sebab, orang yang memahami hakikat manusia, ketidakmampuan mereka, lemah, serba kurang, bahkan mereka abai dan mensia-siakan hak Allah, mencari selain Dia, menjual bagian yang Allah berikan untuk mereka dengan harga termurah dari kehidupan yang sementara dan fana, tentu ia membenci manusia. Tidak mungkin tidak membenci.

Namun, saat ia koreksi diri sendiri, ia periksa keadaan dan kekurangannya, lalu ia mengakuinya, pasti ia lebih membenci dan menghinakan dirinya sendiri.

Dialah yang pantas disebut al faqih “

(Madarijus Salikin, 1/438)

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

  • (62) Ada sepenggal bait syair yang bersejarah dan seringkali dialunkan untuk menggambarkan kesunyian hati. Bait syair itu digubahkan pertama...
  • Al Ma’rur bin Suwaid. Ulama generasi tabi’in yang berumur panjang. Salah satu gelar yang diberikan untuk beliau adalah al...
  • Konteks situasi saat itu adalah gerakan kaum munafik yang selalu membuat ulah dan menebar ujaran-ujaran negatif tentang umat Islam....
  • (382) Kisah Berakhir Indah, Mungkinkah? Satu orang dengan kisahnya. Masing-masing menjalani stori. Tiap-tiap berbeda cerita. Namun, apakah mungkin berakhir...
  • Perlahan namun pasti, kapal feri penghubung pulau Selayar dan pulau Sulawesi bergerak meninggalkan pelabuhan Pamatata. Angin laut yang sejuk...
  • (203) Cinta biasa ditamsilkan pelita, yakni lampu berbahan bakar minyak. Sepanjang minyak diisikan, sepanjang itulah pelita bercahaya. Bagaimana dengan...

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca