Ibumu Masih Hidup?

3 menit baca
Ibumu Masih Hidup?
Ibumu Masih Hidup?

(115)

Adz Dzahabi ( Siyar A’lam 17/645 ) menyebut Sulaim bin Ayyub ar Raazi sebagai al Imam, Syaikhul Islam, dan ulama bermazhab Syafi’i.

Lahir di negeri Rayy ( tenggara kota Teheran, Iran ) tahun 360-an hijriyyah.

Beliau di kemudian hari memilih untuk melalui dan menghabiskan umur di negeri Syam untuk berjihad dan menyebarkan ilmu di garis perbatasan.

Sampai akhirnya Sulaim bin Ayyub dinyatakan wafat karena tenggelam di Laut Merah, dekat pelabuhan Jeddah pada bulan Shafar tahun 447 H.

Kecelakaan laut tersebut terjadi dalam perjalanan sepulangnya dari berhaji.

” Beliau memiliki karya tulis berjudul Al Basmalah; saya berkesempatan mendengarnya, juga karya tulis berjudul Ghaslur Rijlain. Bahkan, kitab tafsir ukuran besar dan terkenal, beliau punya. Serta ada lagi karya-karya tulis beliau lainnya. Rahimahullah”, tulis Adz Dzahabi.

Namun, mungkin kita tidak menyangka masa kecil Sulaim bin Ayyub dilewati dengan kesulitan belajar.

Tepatnya; Sulaim mengalami keterlambatan berbicara. Di era sekarang, bisa dikata disleksia atau speech delay.

Adz Dzahabi mengutip riwayat Sahl bin Bisyr. Saat Sulaim berusia 10 tahun, ia mengikuti kelas baca Al Quran sistem talqin ( eja ) yang dipandu seorang syaikh ( guru ).

Sulaim diminta maju ke depan untuk membaca.

” Saya berusaha habis-habisan membaca surat Al Fatihah. Namun, tetap saja saya tidak mampu. Lisanku seolah terkunci mati “, kenang Sulaim.

Gurunya bertanya, ” Masihkah hidup Ibumu? “.

Sulaim menjawab, ” Masih “

” Pulanglah. Sampaikan kepada Ibumu untuk berdoa agar Allah Ta’ala mengkaruniakan rejeki untukmu pandai membaca Al Quran dan beroleh limpahan ilmu “, pesan sang guru.

Sulaim pun pulang dan menyampaikan kepada ibunya. Sejak saat itu, Ibunya tekun dan giat berdoa.

Selanjutnya, Sulaim menjadi ulama fikih di kalangan mazhab Syafi’i.

Subhanallah!

Demikianlah, Orangtua. Jangan pesimis dan jangan remehkan doa!

Al Fudhail bin Iyadh punya anak laki-laki bernama Ali. Sejak kecil, Ali susah diatur, usil, nakal, dan sulit dididik.

Adz Dzahabi ( Siyar A’lam 7/408 ) menyebut Al Fudhail yang berdoa, ” Ya Allah, hamba benar-benar telah payah mendidik Ali dan hamba memang tidak mampu, maka didiklah ia untukku “

Subhanallah! Allah kabulkan. Ali di kemudian hari menjadi ahli ibadah, ulama besar, dan panutan umat.

Adz Dzahabi memuji Ali, “…termasuk wali besar, ahli ibadah kepada Allah, khusyuk, berwibawa, alim, dan sangat terhormat “

Jangan lupa juga Al Imam Ibnu Daqiqil Ied ( wafat 702 H ). Beliau lahir di Laut Merah, pelabuhan Yanbu’, saat kedua orangtuanya berangkat berhaji.

Al Hafiz Ibnu Hajar dalam Raf’ul Ishar menyebutkan cerita tentang sang ayah yang menggendongnya sambil thawaf dan terus menerus mendoakan agar kelak anaknya menjadi ulama yang giat beramal.

Subhanallah! Anak itu berikutnya menjadi ulama besar dan dikenal dengan sebutan Ibnu Daqiqil Ied.

Pelajaran kehidupan :

1. Orangtua, jangan berhenti berdoa untuk kebaikan anak-anakmu! Jangan putus asa!

Jangan sampai gagalnya anakmu karena kikirnya engkau berdoa.

2. Sebagai anak, berpikirlah bahwa keberhasilanmu, kesuksesan, dan mampunya engkau berjalan sampai di titik ini, bisa jadi disebabkan doa orangtuamu namun mereka tidak memberitahumu.

Ayahmu, di sudut hidupnya, dalam sunyi dan sepinya, mengalir dan berlinang air mata, ia upayakan sekhusyuk-khusyuknya, terangkai doa yang ia sulam : ” Ya Allah, jadikanlah anakku menjadi saleh/salehah”

Ibumu, dalam lelah dan penatnya yang diabaikan, di gelapnya malam saat engkau lelap pulas dalam tidur, penuh kerendahan memohon kepada Allah, ” Ya Allah, lindungilah anakku dari semua musibah dan bencana “

Hanya saja, orangtuamu tak bercerita. Sebab, cintanya kepadamu adalah cinta yang luar biasa.

Musholla Al Ilmu Lendah.

Hujan gerimis. Malam 28 Ramadhan 1443 H/30 April 2022

t.me/anakmudadansalaf

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

  • (126) Thalabul Ilmi artinya sedang berjuang. Ia memperjuangkan agama Allah. Berjuang menghimpun ilmu. Bahkan, thalabul ilmu menjadi perjuangan terbaik...
  • (216) Catatan Selembar Tentang Si Kembar Ada yang unik di Pesantren Darul Hadits An Najiyah Setu Bekasi. 5 pasang...
  • (122) Temukan Kelebihan Anak! Anak identik dengan dunia unik. Alam berpikir mereka menjelajah jauh. Anak-anak tetaplah anak-anak. Belum bisa...
  • Menulis buat anak merupakan bentuk cinta dan kasih sayang. Ada nilai positif tersendiri jika orang tua mencurahkan perhatian dalam...
  • (87) Mari belajar dari sahabat Abu Hurairah, bagaimana memuliakan dan menghormati seorang Ibu. Adz Dzahabi (Siyar A’lam 2/592-593) meriwayatkan...
  • Pihak madrasah atau pesantren menyediakan ruang baca atau kamar pustaka. Orangtua menceritakan ulang kepada anaknya. Dan seterusnya. Dalam benak...

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca