Hari ini, kemarin, dan esok lusa, masih juga pikiran habis untuk membangun

1 menit baca
Hari ini, kemarin, dan esok lusa, masih juga pikiran habis untuk membangun
Hari ini, kemarin, dan esok lusa, masih juga pikiran habis untuk membangun

Walau kita mesti sadar, ada masa saat bangunan yang siang malam membuat tawa dan senyum hilang. Ada masa ketika bangunan yang kini kita dirikan. Ada masa saat itu semua hanya tersisa sebagai reruntuhan.

Sebab, dunia ini fana. Tak ada yang kekal.

Hanya meluruskan niat dan mengikhlaskannya untuk Allah Ta’ala yang membuatnya bermanfaat hingga di akhirat kelak.

Yahya bin Mu’adz mengingatkan, “Dunia hanya jembatan menuju akhirat. Lewati saja dan jangan memperindahnya. Tidak masuk akal, membangun istana di atas jembatan” (Al Hilyah 3/260)

Semoga setiap senti dan setiap inchi bangunan yang kita dirikan, lillahi Ta’ala. Demi menegakkan agama Islam di bumi. Ya Allah, ridhailah…

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

  • (316) Bisa saja seseorang mencintai. Mudah dan semau inginnya. Sebab, memberikan cinta tergantung pilihannya. Memperoleh cinta dari orang yang...
  • (59) Hampir tiap pagi di hari Jumat, kita membaca surat al Kahfi. Diberi nama al Kahfi, yang berarti gua,...
  • (92) Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i menyatakan, ” Sungguh! Pernikahan termasuk tanda-tanda kebesaran Allah. Seorang wanita dari arah...
  • (398) Sebagai penglima, nama Amr bin Al Ash tidak bisa dipisahkan dari penaklukan Syam, sampai Baitul Maqdis. Beliau yang...
  • (386) Berbicara fisik dan bangunan masjid, pasti tidak lepas dari cerita-cerita perubahannya. Supaya hamba selalu menyadari bahwa di dunia...
  • (107) Egois! Manusia berpembawaan egois. Sering memandang dari satu arah. Tak peduli sudut-sudut yang lain. Asalkan hati senang, apa...

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca