![]() |
| Hari ini, kemarin, dan esok lusa, masih juga pikiran habis untuk membangun |
Walau kita mesti sadar, ada masa saat bangunan yang siang malam membuat tawa dan senyum hilang. Ada masa ketika bangunan yang kini kita dirikan. Ada masa saat itu semua hanya tersisa sebagai reruntuhan.
Sebab, dunia ini fana. Tak ada yang kekal.
Hanya meluruskan niat dan mengikhlaskannya untuk Allah Ta’ala yang membuatnya bermanfaat hingga di akhirat kelak.
Yahya bin Mu’adz mengingatkan, “Dunia hanya jembatan menuju akhirat. Lewati saja dan jangan memperindahnya. Tidak masuk akal, membangun istana di atas jembatan” (Al Hilyah 3/260)
Semoga setiap senti dan setiap inchi bangunan yang kita dirikan, lillahi Ta’ala. Demi menegakkan agama Islam di bumi. Ya Allah, ridhailah…
