Madinah Jauh Lebih Baik (Andai Saja Mereka Mengetahui)

3 menit baca
Madinah Jauh Lebih Baik (Andai Saja Mereka Mengetahui)
Madinah Jauh Lebih Baik (Andai Saja Mereka Mengetahui)

(281)

Anas bin Malik, seorang sahabat yang setia melayani Rasulullah ﷺ, bercerita bahwa jika Rasulullah ﷺ kembali dari perjalanan keluar dan sudah melihat rumah-rumah Madinah dari kejauhan, beliau mempercepat perjalanan supaya segera tiba. Kenapa?

Karena beliau mencintai kota Madinah, kata Anas. HR Bukhari nomor 1886.

Rasulullah ﷺ berdoa:

اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ

Ya Allah, buatlah kami mencintai Madinah seperti cinta kami ke Mekkah, bahkan lebih HR Bukhari 5677 Muslim 1376

Tiba di kota Madinah, otomatis hati berasa damai dan sejuk. Tentang semuanya, Madinah memang kota yang berbeda.

Di sini lah lokasi hijrah telah diberitakan di kitab-kitab suci, jauh sebelum Islam datang. Di sinilah wahyu-wahyu diturunkan. Dan di sinilah, Rasulullah ﷺ bertempat tinggal membimbing umat.

Membahas Islam, tidak mungkin tanpa berbicara tentang Madinah. Selama 10 tahun, dari hijrah sampai wafatnya Rasulullah ﷺ, tak terhitung lagi peristiwa dan kisah yang berkaitan dengan Islam.

Bila hendak berbicara tentang Islam, pengetahuan tentang seluk beluk Madinah sangat membantu untuk memahami lebih maksimal.

Rasulullah ﷺ telah memberitakan bahwa negeri-negeri akan ditaklukkan, yaitu Yaman, Syam, dan Irak.

Akan ada orang-orang yang tertarik untuk berpindah ke negeri-negeri tersebut karena menganggap di sana kehidupannya lebih baik dan jauh menjanjikan.

Mereka mengajak serta keluarga, menggunakan unta-unta membawa harta, meninggalkan Madinah, karena tidak betah.

Sahabat Sufyan bin Abi Zuhair (Bukhari 1875 Muslim 1388) menyampaikan berita Rasulullah ﷺ itu untuk kita.

Negeri Syam akan ditaklukan. Sejumlah orang meninggalkan Madinah mengajak keluarga dan membawa unta. Padahal, Madinah jauh lebih baik. Andai saja mereka mengetahui

Negeri Yaman akan ditaklukan. Sejumlah orang meninggalkan Madinah mengajak keluarga dan membawa unta. Padahal, Madinah jauh lebih baik. Andai saja mereka mengetahui

Negeri Irak akan ditaklukan. Sejumlah orang meninggalkan Madinah mengajak keluarga dan membawa unta. Padahal, Madinah jauh lebih baik. Andai saja mereka mengetahui

Berturut-turut Rasulullah ﷺ memberitakan tentang kemenangan Islam. Dan beliau selalu mengatakan:

وَالْمَدِينَةُ خَيْرٌ لَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Padahal, Madinah jauh lebih baik. Andai saja mereka mengetahui

Memilih hidup di Madinah, bukannya tanpa kendala. Problem selalu saja ada. Cuaca, rindu kampung halaman, dan tentu biaya yang tidak sedikit. Apalagi sekarang, legalitas dan administrasi formal tidak kemudian mudah didapatkan.

Seorang budak wanita milik sahabat Ibnu Umar datang dan mengatakan, Wahai, Abu Abdirrahman. Abu Abdirrahman adalah panggilan sahabat Ibnu Umar.

Sungguh, saya ingin pergi dari Madinah. Hari-hari ini terasa berat bagi kami untuk tetap bertahan di Madinah, katanya.

Setelah menegur, sahabat Ibnu Umar menyampaikan sabda Rasulullah ﷺ:

لَا يَصْبِرُ عَلَى لَأْوَائِهَا وَشِدَّتِهَا أَحَدٌ، إِلَّا كُنْتُ لَهُ شَهِيدًا أَوْ شَفِيعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

Tidak ada satu orang pun yang mau bersabar dengan susahnya memenuhi kebutuhan hidup dan kesulitan-kesulitan di Madinah, melainkan aku akan menjadi saksi atau pemberi syafaat untuknya di hari kiamat HR Muslim 1377

Tentu yang dimaksud bukan sekadar hidup atau tinggal di Madinah. Itu masih belum cukup!

Sebab, yang dimaksud adalah bersungguh-sungguh memanfaatkan waktu untuk beribadah di Madinah. Berjuang menjaga iman hingga akhir hayat.

Kota Madinah dengan Masjid Nabawi nya, dengan sejarah nya, dengan halaqah-halaqah Al Qur’an nya, dengan berziarah ke makam Rasulullah ﷺ, dan suasana thalabul ilmi nya, tentu menjadi mimpi yang indah untuk diraih.

Jikapun belum mampu tinggal menetap lama, atau hanya bisa beberapa hari saja sekaligus berumroh, paling tidak ada satu cita-cita yang disemai dihati, bahwa suatu saat nanti, ya Allah, izinkan aku untuk menetap di Madinah. Di kota Nabi-Mu, ya Allah.

Madinah, 01 Agustus 2024

_

http://t.me/anakmudadansalaf

Abu Nasim Mukhtar Iben Rifai

“Kata-kata yang baik terhitung sedekah” (HR. Bukhari 2989 Muslim 1009 dari sahabat Abu Hurairah)

Lainnya

  • Pada kasus santri nakal : 1. Ia harus bertaubat. Taubat yang nasuha. Serius dan jujur. Menyesal yang dalam. Bertekad...
  • (381) Mesir bukan hanya tentang piramida atau sungai Nil. Negeri Mesir merekam kisah banyak Nabi. Walaupun artikel ini ringkas,...
  • (283) Apa itu zarrah? Ibnul Jauzi (Zaadul Masiir 2/84) menerangkan ada 5 tafsiran : 1. Kepala semut merah 2....
  • (135) Tujuan menjual tentunya untuk laku. Bukan hanya laku, sebisa-bisanya dapat untung. Sedikit untung masih belum cukup, sebab sebagian...
  • Kitab Sunan Nasa’i termasuk 6 kitab induk hadits Nabi. Dibandingkan Shahih Bukhari atau Shahih Muslim, kitab Sunan Nasa’i masih...
  • (279) Kata Babe sangat familiar di lingkungan Betawi. Lebih luas lagi untuk area Jabodetabek sekarang ini. Bahkan, sudah jamak...

Kirim Pertanyaan

Eksplorasi konten lain dari Anak Muda Dan Salaf Official Website

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca